5 Cara Mengetahui Ciri-Ciri Telur yang Baik dan Berkualitas
Selanjutnya, ciri ciri telur yang baik dan mudah dikenali adalah dengan mengamati konsistensi putih telur. Perlu diketahui, putih telur yang baik untuk dikonsumsi mudah mengeras dan tidak terlalu encer. Jika Anda mendapati putih telur yang konsistensinya terlalu cair atau kental, maka sebaiknya jangan dikonsumsi.
5. Ukuran Telur
Ciri-ciri telur yang baik dan tidak kalah penting yakni dengan mencermati ukurannya. Telur yang memiliki ukuran sedang diyakini menunjukkan bahwa telur dalam kondisi baik untuk dikonsumsi.
Telur yang terlalu kecil bisa jadi menandakan bahwa telur dihasilkan dari ayam yang belum cukup umur. Sedangkan telur yang berukuran terlalu besar mungkin menandakan adanya kondisi tertentu yang dialami ayam. Hal ini tentunya akan mempengaruhi nutrisi yang dikandung di dalam telur.

Cara Memilih Telur yang Berkualitas
Setelah mengetahui ciri-ciri telur yang baik, Anda perlu memahami bagaimana tips jitu memilih telur yang berkualitas dan segar. Berikut merupakan cara memilih telur yang berkualitas.
1. Cek Tanggal Kedaluwarsa
Cara mudah memilih telur yang berkualitas adalah dengan mengecek tanggal kedaluwarsa pada sisi karton telur. Dalam hal ini, Anda perlu menandai tanggal kedaluwarsa telur ketika pertama membelinya. Meski demikian, menaruhnya di dalam lemari pendingin dapat menjaga kualitas dan mencegah pertumbuhan bakteri pada telur.
2. Cium Aroma Telur
Apabila telah melewati tahap tes kedaluwarsa, Anda dapat menerapkan cara memilih telur yang berkualitas selanjutnya dengan mencium aroma telur. Telur yang tidak layak dikonsumsi memiliki aroma menyengat.
Jika Anda kesulitan membedakannya, pecahkan telur dan taruh ke dalam wadah supaya isinya dapat tercium dengan baik. Apabila isi telur memberikan aroma tidak sedap, itu tandanya telur sudah tidak layak konsumsi dan jangan lupa untuk mencuci wadah tersebut dengan sabun sebelum menggunakannya lagi.
3. Cek Bentuk Telur
Di samping aroma, Anda dapat mengamati bentuk telur sebagai salah satu cara memilih telur yang berkualitas. Bentuk telur yang terlalu kecil, retak, dan bertepung bisa menjadi salah satu indikasi bahwa telur mengalami penurunan kualitas.
Kemudian, Anda juga perlu memperhatikan konsistensi warna putih dan kuning telur. Perubahan warna kemerah-merahan disertai bau menyengat bisa jadi menandakan pertumbuhan bakteri seperti salmonella.
4. Tes Telur di Dalam Air
Tes di dalam air merupakan metode pemeriksaan yang cukup populer untuk menentukan layak atau tidaknya telur dikonsumsi. Caranya, masukkan telur ke dalam wadah yang berisi air kemudian amati. Jika telur tenggelam artinya telur masih berkualitas. Sebaliknya, jika telur mengapung artinya telur tidak lagi segar.(***)
