Begini Kronologi Penambang Timah Tewas Tertimbun Tanah di Desa Mislak
Sedang asyiknya menyantap makan, ia dan rekannya tiba-tiba dengar suara teriakan orang. Mereka bergegas ke arah sumber suara dan turun ke bawah untuk menolong. Tapi, mereka sempat bingung karena kolong, sebelumnya dalam kini sudah tertimbun tanah.
“Jadi Rasuki ini ada dengar suara yang minta tolong, tolong-tolong ada yang ketimbun. Setelah ke lokasi, kolong itu sudah tertimbun tanah. Dengan panik, saksi beserta temannya menyemprot tanah itu dengan cepat untuk mencari keberadaan Bai dan Sodikin,” ujarnya.
Sekitar 10 menit menyemprot tanah di lokasi, kawanan saksi tersebut kaget saat melihat tangan dari korban Bai. Ia dengan cepat membantu menarik Bai dari dalam tanah hingga Bai berhasil diselamatkan dalam keadaan masih hidup dan bernafas.
“Selang waktu 10 menit kemudian juga para saksi melihat tangan Sodikin dan setelah berhasil terlihat dengan cepat Sodikin berhasil dikeluarkan. Namun nahas, korban Sodikin sudah dalam keadaan tidak bernafas atau sudah tidak bernyawa lagi,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan dari pegawai Puskesmas Jebus, lanjut Albert bahwa penyebab korban meninggal dunia itu dikarenakan kehabisan oksigen akibat tertimpa tanah. Tim medis pastikan tak ada ditemukannya bekas luka dari tindakan kekerasan. (**)
