Oleh: Heri Suheri

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara geografis masuk wilayah strategis bidang pelayaran dan perdagangan laut ke negara laut, yaitu letak wilayah Bangka Belitung yang berada pada poros tengah jalur lalu lintas laut pulau Sumatera dan selat Karimata yang merupakan jalur perdagangan internasional.

Sebagai provinsi kepulauan, peran pelabuhan yang memadai sangatlah utama sebagai penunjang mobilitas perekonomian di wilayahnya.

Terkait pengembangan pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu adalah tepat, memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kawasan utara pulau Bangka, dan daerah lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara terintegrasi.

Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu mengalami modernisasi dan perluasan untuk memenuhi tuntutan perdagangan dan transportasi yang semakin kompleks di kawasan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu adalah pelabuhan yang dirancang untuk menjadi pelabuhan ekspor impor dengan konsep terintegrasi yaitu pelabuhan yang memiliki terminal peti kemas internasional dan domestik, terminal roro bagi penumpang, dan pelabuhan perikanan.

Baca Juga  Catat! Selain Pajak Lunas, Kendaraan Plat Luar Babel Dilarang Isi BBM Subsidi

Data dari Direktorat Perhubungan Laut (23/9/2021) bahwa pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu secara komersial sudah dikelola oleh PT.Pelindo 2.

Adapun kondisi saat itu, dengan luas areal darat adalah 4,3 hektare.

Sementara fasilitas dermaga 1 sepanjang 101 meter, dermaga 2 sepanjang 87 meter dengan alur pelayaran 10 mil dan lebar 200 meter.

Rencana pengembangan pelabuhan Belinyu terbagi dalam 3 tahap, di antaranya dalam jangka pendek akan dilakukan pengerjaan pembangunan dermaga curah cair ke arah vertikal dermaga existing sehingga dapat digunakan untuk dua tambatan kapal serta perluasan area curah cair dikarenakan adanya perpindahan kegiatan bongkar kemasan curah cair dari pelabuhan Pangkal balam ke pelabuhan Belinyu

Untuk jangka menengah akan dilakukan pengerjaan perpanjangan dermaga multipurpose semula 101 meter menjadi 230 meter, pembangunan trestle 2, dan perluasan areal darat pelabuhan semula 7.740 meter persegi menjadi 43.700 meter persegi.

Baca Juga  Meneladani Akhlak Nabi Muhammad Saw

Sementara untuk jangka panjang, yakni pengerjaan perluasan area multipurpose semula 5.690 meter persegi menjadi 10.625 meter persegi.

Dengan mengembangkan pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu, dapat memperluas aksesibilitas ke wilayah lainnya baik lokal, nasional, internasional serta meningkatkan perdagangan, dan menciptakan peluang ekonomi yang lebih baik.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pengembangan pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu merupakan hal yang sangat penting dalam pengembangan kawasan.

Dengan ditetapkannya pengembangan Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu sebagai pelabuhan ekspor impor yang terintegrasi, dan sebagai alur pelayaran aman tentunya pelabuhan Tanjung Gudang menjadi salah satu pelabuhan di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai objek vital bagi daerah sebagai pintu masuk utama dan pelabuhan pengumpul di kawasan utara Pulau Bangka.

Baca Juga  Ruang Anak Kini Tak Aman Lagi, Praktik Pelecehan Seksual Mengancam Anak-Anak di Bangka Belitung

Koneksi Regional dan Global

Pengembangan pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu dapat meningkatkan konektivitas dengan wilayah lainnya, baik secara regional maupun global.

Dengan infrastruktur pelabuhan yang lebih baik, kawasan utara pulau Bangka, dan kawasan lainnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan menjadi lebih terhubung dengan pelabuhan-pelabuhan di daerah lain, maupun dengan pelabuhan-pelabuhan di negara-negara tetangga.

Ini akan membuka pintu bagi pertumbuhan perdagangan dan investasi, serta memperluas jangkauan pasar bagi produk-produk lokal.

Pertumbuhan Ekonomi

Pelabuhan yang berkembang dengan baik dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.