BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Keluhan masyarakat Bangka Tengah, nampaknya semakin membludak terkait imbas pengusutan kasus dugaan korupsi tata niaga timah di Bangka Belitung, terutama yang menjadikan timah sebagai tumpuan mencari rezeki.

Keluhan tersebut, mulai dari sulitnya mencari pembeli timah, harga timah yang murah, lapangan pekerjaan minim, daya beli masyarakat menurun dan lain sebagainya.

Menanggapi hal ini, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengungkapkan pihaknya sudah melakukan inisiasi dan menyampaikan perihal kondisi ekonomi saat ini kepada pihak terkait.

“Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sudah ada inisiasi untuk menyampaikan perihal kondisi perekonomian saat ini, kami berharap akan ada dukungan dari Kejari Bangka Tengah dan Kejati Bangka Belitung untuk bisa memberikan akses kepada masyarakat untuk menambang sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Algafy, Kamis (1/2/2024).

Baca Juga  Embat Motor dan Tabung Gas, Pemuda di Desa Lampur Diringkus Polisi

Menurut dia, penyampaian aspirasi ini dilakukan agar masyarakat Bangka Tengah dapat kembali melakukan penambangan sesuai aturan dan kesepakatan.