Setelah Olahraga Badan Pegal-pegal? Yuk Lakukan Pendinginan dan Ini Tipsnya
Seperti halnya gerakan pemanasan yang bertujuan mencegah otot cedera saat berolahraga, pendinginan juga dapat mengurangi otot cedera. Jika pemanasan dapat mencegah otot kram, manfaat pendinginan setelah berolahraga adalah membantu mencegah otot menjadi terlalu tegang dan robek.
5. Melemaskan otot
Masih berkaitan dengan cedera otot usai berolahraga, gerakan cool down membantu otot kembali lemas setelah menegang karena mendapat tekanan saat digunakan dalam olahraga.
6. Meningkatkan kelenturan tubuh
Saat berolahraga, otot tubuh kita bekerja lebih keras dan ini membuat otot menjadi hangat setelah latihan. Ini momen yang tepat untuk melakukan peregangan karena otot menjadi lebih lentur. Peregangan menjadi gerakan pendinginan yang baik untuk meningkatkan kelenturan dan membuat tubuh lebih bugar.
7. Mencegah nyeri otot usai berolahraga
Pernah mengalami otot nyeri beberapa jam setelah berolahraga. Ini disebut sindrom Delayed Onset Muscle Soreness atau DOMS, yakni rasa nyeri yang tertunda pada otot. Biasanya rasa nyeri pada otot baru muncul 24-48 jam setelah berolahraga.
DOMS bisa terjadi karena ada robekan mikro pada serat otot yang bertahan selama beberapa saat.
Meski tidak benar-benar mencegah, gerakan pendinginan dapat mengurangi risiko nyeri otot yang tertunda melalui peningkatan sirkulasi serta pembuangan limbah pada otot.
Tips Melakukan Gerakan Pendinginan
Pendinginan setelah berolahraga sangat bermanfaat bagi tubuh. Namun jika tidak dilakukan secara tepat tentu manfaat pendinginan tidak akan optimal. Lalu bagaimana cara melakukan pendinginan yang benar?
Gerakan pendinginan yang benar adalah segera dilakukan sesaat setelah berolahraga. Bahkan, sesi pemanasan dan pendinginan sebenarnya tidak bisa dipisahkan dari keseluruhan aktivitas olahraga.
Sesi pendinginan disarankan dilakukan selama 5-10 menit tanpa jeda istirahat. Bisa dengan melanjutkan olahraga dalam intensitas lebih pelan dan ringan. Misalnya, jika olahraga yang dilakukan adalah lari, gerakan pendinginan bisa dengan berjalan santai.
Contoh gerakan pendinginan yang kerap dilakukan lainnya adalah stretching atau peregangan. Target peregangan adalah bagian otot yang paling banyak digunakan saat berolahraga, misal setelah berlari, peregangan bisa dengan menekuk lutut ke belakang.(***)
