Awas! Dirjen Gakkum KLHK Siap Tindak Tegas Pelaku Perusakan Hutan Mangrove
“Ini bisa jadi model bagi rehabilitasi tempat tempat lain juga kami sudah sampaikan kalau ingin rehablitasi datang kesini. Tidak semua mangrove Babel rusak tapi masih ada mangrove-mangrove yang bagus. Saya sampaikan memang ancaman terhadap ekosistem mangrove ini cukup tinggi. Kira harus lakukan pengamanan kawasan kawasan mangrove dan merehabilitasi kawan yang rusak,”terangnya.
Dia membeberkan, seluas 67.265 hektare hutan mangrove di Babel. Dari jumlah itu, tercatat kondisi lebat terdata seluas 65,544 hektare, 1.328 hektar dalam kondisi sedang dan 393 hektare mangrove dalam kondisi jarang. Kondisi ini membuat KLHK RI melalui Dirjen Gakkum akan melakukan penindakan tegas kepada pelaku pengrusakan hutan mangrove.
“Kami melakukan ungkap beberapa kasus pengrusakan mangrove dalam konteks terjadi di Babel dan di luar Babel. Kami tindak tegas bagaimana kita lakukan tindakan bersama bagi kejahatan pengrusak lingkungan ini akan kita lakukan,”teganya.
Selain itu, dia menambahkan dilakukan juga upaya penyelamatan dan penyehatan kembali lahan lahan kritis yang ada di Babel dengan program penanaman pohon secara berkelanjutan untuk menutupi kerusakan lahan hutan.
“Saya sampaikan kepada masyarakat, mari kita jaga kawasan mangrove kita. Karena kawasan mangrove ini tidak berguna bagi generasi sekarang saja tapi masa depan juga. Mangrove sangat penting fungsinya bagi kehidupan masyarakat. Mencegah abrasi, habitat dari berbagai satwa, ikan udang kepiting serta satwa satwa lain yang dibutuhkan kehidupan masyarakat untuk menjaga dari pencemaran,”tutupnya.
Sementara, Pj Gubernur Babel, Safrizal Zakaria Ali mengatakan pembukaan lahan untuk kegiatan ekonomi seperti tambak udang dan aktivitas penambangan harus disesuikan dengan progam penutupan lahan. Dia mengaku bangga tren penutupan lahan di Babel menunjukan angka yang positif yang tercatat dari tahun 2020, 2021 dengan indeks lingkungan hidup yang merangkak naik.
“Indeks lingkungan hidup kita naik. Angkanya bagus. Angka tutupan lahan juga naik. Jadi apa yang dilakukan beberapa tahun terakhir ini. Menunjukan nilai yang positif walaupun belum yang terbaik. Namun trend bagus makanya kita terus lanjutkan menanam pohon menutup lahan lahan kritis,”katanya. (**)
