Efek Mandi Malam pada Bayi, Mitos dan Faktanya
KESEHATAN, TIMELINES.ID– Mitos atau fakta, jika mandi malam akan mempengaruhi dan berbahaya bagi kesehatan? Mungkin banyak yang ingin tahu penjelasan mengenai hal tersebut.
Banyak pendapat yang mengatakan jika mandi malam bisa berakibat buruk untuk kesehatan, yang bisa menimbulkan beberapa jenis penyakit. Namun semua pendapat itu tentu saja harus dijelaskan oleh ahli medis.
Meski demikian, mandi malam mungkin saja dapat menyebabkan masalah kesehatan pada sebagian orang atau kelompok usia tertentu, dan salah satunya adalah bayi.
Efek Mandi Malam pada Bayi
Bayi belum bisa mengatur suhu tubuhnya dengan baik. Bahkan, suhu tubuh bayi diketahui dapat turun hampir 4 kali lebih cepat dibandingkan dengan orang dewasa pada umumnya.
Hal ini menyebabkan bayi rentan mengalami hipotermia, yaitu kondisi di mana temperatur tubuh turun dengan drastis hingga di bawah 35°C.
Hipotermia pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari cuaca dingin, suhu pendingin ruangan atau air mandi yang terlalu rendah, hingga tubuh bayi yang tidak segera dikeringkan setelah mandi.
Namun, memandikan bayi pada malam hari sebelum tidur sebenarnya dapat bemanfaat bila dilakukan secara tepat, salah satunya membantu bayi tidur lebih nyenyak.
Jika Anda ingin memandikan bayi di sore atau malam hari, pastikan suhu air yang digunakan cukup hangat, yaitu sekitar 38°C. Setelah mandi, bayi juga perlu segera dikeringkan dengan handuk dan dipasangkan baju yang hangat agar suhu tubuhnya tetap terjaga.
Dengan demikian, bayi pun dapat merasa nyaman dan tenang sebelum tidur tanpa risiko terkena hipotermia.
