Belum Ditata dengan Baik, Wisatawan Harap Kawasan Mercusuar Tanjung Kalian Dipercantik
Ia menilai, pada kawasan bagian dalam komplek mercusuar tidak jadi masalah ketika memang tidak ada perubahan. Namun, kawasan luar bangunan sudah semestinya ada pembangunan fasilitas atau infrastruktur yang memadai agar memberikan kesan betah dan nyaman.
“Kalau dalam kompleks tak masalah itu tidak ada perubahan, mungkin untuk mempertahankan nilai keaslian sarat sejarah. Cuma bagian luar, setidaknya ada tata kelola yang baik, ini saya lihat fasilitas penunjang yang membuat orang betah masih kurang,” ujarnya.
“Coba dibuat taman bermain anak atau sejenisnya, bangun pedestrian bisa juga atau tempat duduk di tepi pantai. Sediakan tong sumpah juga agar bisa menjaga kebersihan. Sayang sekali, ini juga saya lihat hamparan luar komplek banyak genangan air,” bebernya.
Hal senada juga dikatakan pengunjung lainnya, Zizi. Ibu muda asal Desa Nibung, Kecamatan Koba itu berharap, instansi yang membawahi kewenangan pengelolaan kawasan mercusuar dapat memperhatikan kondisi luar bangunan. Sedikit disolek agar kian cantik.
“Saya tidak tahu ini di bawah naungan instansi mana, kalau tidak salah bukan Pemda Babar. Yang jelas sebagai warga Bangka, besar harapan saya agar wisata sejarah ini dibangun fasilitas yang baik di luar bangunan agar orang betah dan nyaman,” ujarnya.
“Kalau orang sudah betah dan nyaman, tentu akan datang lagi ke sini. Pastinya bukan hanya ke sini saja, bisa saja dia menginap di hotel atau penginapan yang ada, belanja juga sehingga baik juga untuk ekonomi di Kota Mentok dan pelaku UKM,” bebernya.(**)
