Lestarikan Adat dan Budaya, Masyarakat Penyampak Gelar Tradisi Dodol Bergema
Ia mengatakan, dodol bergema ini diselenggarakan setiap tahun oleh masyarakat Desa Penyampak. Makna dari dodol bergema itu sendiri adalah kegiatan yang dapat mempererat dan menyatukan masyarakat Penyampak untuk bergerak bersama-sama.
“Lalu untuk hidup lebih baik dan lebih maju sesuai perkembangan zaman dan tidak melupakan adat dan budayanya. Setelah dilakukan kegiatan masak dodol massal, dilanjutkan dengan sedekah ruah beberapa hari setelahnya,” sebut Muhammad Ali.
Lebih lanjut, tujuan dari pesta adat dodol bergema ini adalah melestarikan adat budaya dan tradisi serta memperkenalkannya kepada generasi muda. Mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar masyarakat desa khususnya dan luar pada umumnya.
“Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan kami, dan akan tetap dipantau serta difasilitasi selama koordinasi dari panitia dan pemerintah tetap berjalan. Karena melalui kegiatan ini dapat jadi salah satu wisata budaya daerah dan memantik pengunjung bisa datang ke Babar,” ujarnya. (**)
