PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Gudang Bulog yang terletak di Jalan Raya Selindung Pangkalpinang karena adanya keluhan dari para pedagang di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang yang tidak bisa menjual beras SPHP.

Beras SPHP adalah beras yang digulirkan pemerintah melalui Perum Bulog sejak 2023 sebagai program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Beras ini berasal dari beras cadangan pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog.

Dari hasil pantauan, stok beras Bulog di gudang ada 666,5 ton yang terdiri dari beras SPHP 200 ton, beras CBP 100 ton dan beras bantuan 300 ton lebih. Beras SPHP hanya disalurkan ke agen yang sudah menjadi mitra Perum Bulog.

Baca Juga  Polisi Gagalkan Peredaran 35 Kg Sabu Jaringan Aceh di Bangka Barat

“Kita hanya mengecek ketersediaan stok saja,” kata Plt Wadir Reskrimsus Polda Babel, Fahroni usai melakukan pemantauan di Gudang Bulog Pangkalpinan, Sabtu.

Sementara Kepala Gudang Bulog Pangkalpinang, Safrizal mengatakan beras SPHP tidak hilang dari pasaran, karena setiap ada permintaan bahkan setiap hari beras SPHP selalu di distribusikan.