Menjaga berat badan ideal juga penting dalam pencegahan diabetes melitus, terutama pada usia muda. Studi menunjukkan bahwa menjaga berat badan tetap ideal dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

Sebaliknya, kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko terkena diabetes melitus.

4. Minum cukup air putih untuk mencegah diabetes

Memastikan asupan air putih yang cukup setiap hari sangat penting dalam pencegahan diabetes melitus. Air putih membantu menjaga kecukupan cairan dalam tubuh dan mengoptimalkan fungsi sel-sel tubuh.

Cukup minum air putih sangat baik dilakukan agar kamu bisa membatasi minuman manis atau tinggi gula. Kebiasaan ini dapat membantu mengontrolgula darah dan respons insulin yang lebih baik.

Untuk manfaat yang optimal, kamu disarankan konsumsi minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.

Baca Juga  Minum Air Putih Sehari Berapa Liter? Ini Jawabannya

5. Mengelola stres untuk mencegah diabetes

Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi kadar gula dalam tubuh. Diketahui stres dapat mengganggu cara kerja sel penghasil insulin di pankreas.

Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan cara yang tepat, seperti beristirahat yang cukup, melakukan relaksasi, atau mengikuti hobi yang menenangkan.

6. Tidur yang cukup untuk pencegahan diabetes

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2. Pastikan untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup setidaknya 7-8 jam setiap malam. Hindarilah begadang kecuali jika ada keperluan mendesak.

7. Berhenti merokok untuk mencegah diabetes

Merokok memiliki efek buruk bagi kesehatan tubuh dan dapat meningkatkan resistensi insulin. Berhenti merokok merupakan langkah penting dalam pencegahan diabetes dan penyakit kronis lainnya, seperti penyakit jantung.

Baca Juga  Awas Ini 6 Bahayanya Merokok Setelah Olahraga

8. Rutin memeriksa gula darah untuk mencegah diabetes

Melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin dapat mendeteksi dini risiko penyakit diabetes melitus. Dengan memantau perubahan kadar gula darah setiap hari, kamu dapat mengambil tindakan yang diperlukan lebih awal.

Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan melalui aplikasi U by Prodia, yang menyediakan berbagai jenis tes, seperti tes glukosa darah sewaktu, tes glukosa darah puasa, tes glukosa 2 jam post-prandial, dan tes HbA1c.

Selain pemeriksaan gula darah, Prodia juga menyediakan Panel Pemantauan Prediabetes yang membantu dalam memantau dan mengevaluasi pasien prediabetes serta mendeteksi risiko perkembangan penyakit.

Tes genomik DIArisk juga tersedia untuk menilai risiko penyakit diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional, termasuk risiko keturunan. (***)

Baca Juga  Awas dan Jangan Terlena Punya Berat Badan Ideal Saja Belum Tentu Sehat