“Saung itu yang akan digunakan oleh para pengunjung membaca buku dan yang lebih menariknya lagi, para pengunjung bisa melihat ikan lele yang berada di kolam-kolam,” terang Iptu Wardi.

“Tidak menutup kemungkinan, suatu saat tempat yang sangat representatif tersebut akan dikunjungi para siswa dan masyarakat umum lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Guru SDN 13 Koba, Meilanto mengatakan program perpustakaan terapung milik Sat Polairud Polres Bangka Tengah sangat baik untuk menunjang kegiatan membaca bagi peserta didik dan penduduk sekitar.

“Selain itu juga, dengan adanya perpustakaan terapung ini menjadi wahana bagi anak-anak sehabis jam sekolah untuk sekedar kumpul-kumpul sambil membaca buku,” tuturnya.

Meilanto berharap, dengan adanya perpustakaan terapung ini bisa meningkatkan minat baca bagi anak-anak sekitar dan juga masyarakat umum.

Baca Juga  Ratusan Peserta Gugur di SKD Bangka Tengah

“Tentu, saya berharap ada perhatian dari pihak pemerintah maupun swasta untuk mendukung program ini dengan mengirimkan buku-buku, karena jumlah buku yang dimiliki saat ini masih terbatas,” imbuhnya.(**)