Transisi Golkar Dikomandoi DW Dulang Suara Tertinggi hingga Kirimkan 3 Wakil
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Sejak terpilih secara aklamasi pada Agustus 2020 lalu sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Bangka Barat (Babar), Deddi Wijaya secara perlahan membawa perubahan yang sangat besar di tubuh partai.
Memang, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Babar, Desember 2020 lalu, pasangan Markus-Badri Syamsu yang diusung Golkar bersama PDIP, PBB dan Demokrat kalah dengan raihan 31.013 suara. Namun, DW, sapaan akrab Deddi Wijaya segera melupakan hasil itu.
Sebab, tugas berat dipikul pundak DW agar bagaimana ke depan, khususnya Pemilu serentak 2024 partai besutan Airlangga Hartarto tersebut mendulang suara yang banyak. Merealisasikan misi ini, tentunya harus didukung oleh sistem internal yang kuat dan solid.
Konsolidasi secara masif DW lakukan secara konsisten. Pasca dinilai internal partai kuat, kader-kader berlambang pohon beringin itu mulai dipersiapkan untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Putra-putri terbaik daerah yang berpotensi satu per satu digandeng.
Misi ini memang berat untuk membuat Golkar menambah jumlah kursinya di legislatif kabupaten. Pasalnya pada Pemilu 2019, Golkar hanya mengirim 2 wakilnya ke DPRD Babar dengan total perolehan suara hanya sekitar 8000, turun dari 2014 yang meraih 3 kursi.
Akan tetapi, DW membuktikan apabila semuanya tidak ada yang tak mungkin dan hasil tidak mengkhianati usaha. Jelas, pada Pemilu 2024 kemarin, DPD II Golkar Babar memastikan 3 orang wakilnya melenggang ke kabupaten dengan perolehan suara capai 16.000.
Ketika dikonfirmasi Timelines.id pada Senin (10/3/204) pagi, DW tidak mau jemawa meski tidak mengurangi rasa syukurnya atas hasil tersebut. Karena menurut mantan Anggota DPRD Babel itu, hasil pesta demokrasi lima tahunan ini buah kerja semua semua pihak.
