Transisi Golkar Dikomandoi DW Dulang Suara Tertinggi hingga Kirimkan 3 Wakil
Mulai dari dukungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I, jajaran pengurus DPD II dan kader-kader terbaik Golkar di Babar. Peningkatan suara akumulasi partai mencapai 100 persen ini, menurut DW adalah sinyal yang baik bagi Golkar.
“Alhamdulillah Pemilu 2024 ada sinyal bagus buat Partai Golkar karena kami berhasil meningkatkan suara yang pada 2019 hanya 8.000 sekarang kami perolehan suara di 16.000 lebih. Jadi ada peningkatan 100 persen suara untuk di Babar,” ujar Deddi Wijaya.
Memang, diakui DW, suara partai masih di bawah PDI Perjuangan dan terbesar kedua. Akan tetapi, DW tak menampik ada sedikit yang ia sesalkan dalam hal perolehan kursi meski bertambah 1 menjadi 3. Pasalnya, Golkar gagal jadi pimpinan legislatif 5 tahun ke depan.
Bukan tanpa alasan, nasib kurang baik ini dilatarbelakangi karena 3 Daerah Pemilihan (Dapil) di Babar, Golkar nyaris mengirimkan masing-masing 2 wakilnya karena tipisnya selisih suara dengan kursi terakhir. Sebagai contoh di Dapil 1 yaitu Kecamatan Mentok.
“Dapil 1 dengan kursi terakhir itu hanya selisih 15, dapil 3 selisih 175 dan dapil 4 unggul sangat jauh, perolehan suara 6095. Hanya sayangnya perolehan itu belum bisa mencapai 2 kursi karena kursi terakhir itu perolehan suaranya di angka 2400,” jelasnya.
“Itu yang sangat disayangkan tapi jelas tahun ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami untuk bisa mencapai kesuksesan di pemilu selanjutnya. Untuk itu saya mengajak semua pengurus dan kader-kader apa yang kita capai hari ini bisa kita pertahankan,” jelasnya.
