Untuk menyikapi masalah ini, diperlukan langkah-langkah konkret dari pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Di sisi pemerintah, diperlukan investasi yang lebih besar dalam pengembangan sarana transportasi umum darat, termasuk penambahan armada bus, kereta, LRT, MRT untuk di kota kota besar dan sarana transportasi lainnya.

Inovasi pembangunan infrastruktur yang mendukung transportasi umum darat seperti jalur khusus atau jalur prioritas bagi transportasi umum juga perlu dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi transportasi.

Selain itu, perencanaan tata ruang yang berkelanjutan juga harus memperhitungkan kebutuhan akan sarana transportasi umum yang memadai.

Penyediaan jalur khusus untuk transportasi umum darat dalam perencanaan tata kota dapat membantu mengurangi kemacetan dan meningkatkan aksebilitas warga terhadap sarana transportasi umum.

Baca Juga  Meraih Kesuksesan Melalui Rida Guru

Pihak swasta juga dapat berperan penting dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi umum dengan membuka peluang investasi dalam penyediaan layanan transportasi yang inovatif dan efisien.

Kemitraan antara pemerintah dan swasta dalam penyediaan transportasi umum dapat menciptakan sistem yang lebih terintegrasi dan efisien, sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Selain itu, perlu adanya sosialisasi yang lebih intensif kepada masyarakat tentang manfaat penggunaan transportasi umum darat .

Dukungan dari masyarakat untuk menggunakan transportasi umum dapat membantu meningkatkan permintaan terhadap layanan tersebut, yang pada gilirannya dapat memberikan insentif bagi pemerintah dan swasta untuk terus meningkatkan layanan transportasi umum darat.

Melalui langkah-langkah tersebut, tentunya menjadi masukan dan pendapat, harapan, bahwa masalah minimnya sarana transportasi umum darat di ibu kota propinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat diatasi baik.

Baca Juga  Januari 2023, Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah di Babel Capai 8.47 Persen

Dengan adanya transportasi umum yang lebih mudah dijangkau dan efisien, mobilitas warga kota akan meningkat, pertumbuhan ekonomi dapat didorong, dan kesenjangan aksesibilitas dapat diminimalisir.

Hal ini akan membawa dampak positif bagi kualitas hidup dan perkembangan ibu kota propinsi Kepulauan Bangka Belitung secara keseluruhan.

“Hope for the progress of the capital city of the Bangka Belitung Islands province.”

Heri Suheri, Timelines.id