“Kita sendiri Kabupaten Bangka Selatan menjadi yang terluas se-Bangka Belitung untuk gerakan penanaman cabai. Jadi, sesuai arahan Bapak Pj Gubernur itu yang diminta seluas 30 hektare, namun yang terealisasi seluas 20 hektar,” ujarnya.

Selain itu, Risvandika mengatakan, pada bulan Mei 2024 kembali dilakukan pengelolaan lahan cabai, sehingga diharapkan di 3 bulan kemudian Basel kembali panen cabai.

“Kita berharap dengan adanya pemerataan di setiap desa di seluruh kecamatan yang ada di Bangka Selatan lewat gerakan penanaman cabai dapat menekan serta mengendalikan inflasi daerah khususnya di wilayah Bangka Selatan,” pungkasnya.

Baca Juga  Bikin Bangga, Siswi SMPN 2 Tukak Sadai Lolos Audisi Top 50 Dangdut Academy 6 Indosiar