Terlalu Sering Buang Air Kecil? Ini Cara Mengatasinya
Oleh karena itu, cara mengatasi sering buang air kecil ialah dengan minum air putih secukupnya tanpa harus berlebihan. Jumlah air minum yang disarankan dikonsumsi yaitu 8 gelas per hari atau setara dengan 2 liter air.
5. Memperhatikan Jenis Obat-Obatan yang Dikonsumsi
Cara mengatasi sering buang air kecil berikutnya ialah memperhatikan jenis obat-obatan yang Anda konsumsi.
Obat-obatan diuretik seperti obat untuk darah tinggi bisa memicu peningkatan produksi urin. Obat ini bekerja dengan membantu ginjal mengurangi kelebihan natrium dalam tubuh agar jantung dapat memompa darah dengan efektif.
Sayangnya, efek samping obat diuretik adalah membuat Anda jadi sering buang air kecil. Jika Anda memiliki gangguan saluran kemih dan perlu menggunakan obat diuretik, sebaiknya konsultasikan dengan dokter guna mengurangi efek sampingnya.
6. Bladder Training
Bladder training adalah terapi yang bertujuan untuk mengatasi masalah pada kandung kemih, terutama inkontinensia urine (tidak bisa mengontrol keluarnya urin).
Tujuan terapi ini adalah melatih fungsi kandung kemih dengan cara mengontrol jarak waktu buang air kecil dan banyaknya urin yang keluar.
Selama menjalani bladder training, Anda akan berlatih untuk buang air kecil sesuai jadwal. Jika Anda tidak bisa menahan kencing sebelum waktunya, maka Anda dapat mengatasinya dengan teknik relaksasi atau latihan kegel.
Cara mengatasi sering buang air kecil dengan metode bladder training adalah sebagai berikut:
●Segera buang air kecil setelah bangun bagi.
●Tentukan jarak waktu buang air kecil. Sebagai awalan, misalnya satu jam sekali.
●Usahakan mengikuti jadwal tersebut dengan baik. Di malam hari, Anda bisa buang air kecil saat perlu.
●Jika ingin buang air kecil sebelum waktunya, tahan dengan menarik napas dalam-dalam. Lemaskan otot badan dengan duduk sejenak.
●Apabila Anda benar-benar tak bisa menahan, tunggu 5 menit sebelum ke kamar mandi. Setelah itu usahakan kembali mengikuti jadwal.
●Jika sudah berhasil mengikuti jadwal selama seminggu, Anda bisa menambah jarak waktunya sebanyak 15 menit.
●Tambahkan jarak waktunya secara berkala hingga Anda mampu buang air kecil setiap 3 hingga 4 jam sekali.
Itulah berbagai cara mengatasi sering buang air kecil yang cukup umum dialami. Meskipun tak selalu menandakan penyakit berbahaya, namun Anda perlu mengatasi kondisi ini sebab bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Apabila Anda sudah mencoba cara di atas namun frekuensi buang air kecil tak kunjung berkurang, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter, ya.(Dilansir dari Sehataqua.co.id)
