Anugerah di Bulan Ramadan
Allahu akbar, kiamat begitu dekat. Demikianlah yang disebutkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kiamat begitu dekat dan beliau isyaratkan dengan jari tengah dan jari telunjuk.
Rasulullah bersabda:
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ كَهَاتَيْنِ
“Jarak antara pengutusanku dan hari kiamat bagaikan dua jari ini.”
[Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berisyarat dengan jari tengah dan jari telunjuk] (HR. Muslim no. 7597)
Gambarannya, jari tengah itu adalah umur kehidupan di dunia ini hingga hari kiamat. Sedangkan jari telunjuk adalah lamanya waktu mulai dunia ini ada hingga pengutusan Nabi Muhammad saw Adapun jarak pengutusan nabi kita dengan hari kiamat adalah selisih antara jari tengah dan jari telunjuk.
Bandingkanlah umur dunia ini hingga nabi kita diutus dengan masa setelah nabi diutus hingga hari kiamat! Jika kita bandingkan, waktu terjadinya kiamat itu sangatlah dekat dengan umat nabi Muhammad saw.
Manusia mungkin merasakan kiamat itu masih sangat lama. Namun itulah pemikiran dan pandangan matematika manusia. Allah Swt dan nabi Muhammd saw menganggap bahwa kiamat itu begitu dekat.
وَمَا أَمْرُ السَّاعَةِ إِلا كَلَمْحِ الْبَصَرِ
“Tidak adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi).” (QS. An Nahl: 77)
Ini adalah isyarat sangat dekatnya hari Kiamat dengan waktu diutusnya nabi Muhammad saw, sehingga beliau takut jika kiamat itu mendahului beliau karena sangat dekatnya.
Ayat-ayat Al Qur’an dan hadits di atas menunjukkan bahwa telah dekatnya hari kiamat karena munculnya sebagian besar tanda-tanda kiamat merupakan bukti bahwa kiamat sudah dekat dan kita berada di akhir zaman.
Banyaknya anugerah dan karunia yang Allah Swt berikan pada kita sebagai umat nabi Muhammad saw. Semua itu tentunya karena kasih sayang Allah Swt, sehingga sudah sepantasnya kita bersyukur dengan menjalankan ibadah Ramadhan dengan berkualitas.
Suwindra, S.Pd, Fasilitator SDIT Alam Cahaya, Toboali, Bangka Selatan
