Cegah Panas Dalam Saat Puasa dengan Cara Ini
Untuk mencegah panas dalam saat puasa, kamu juga perlu menjauhi makanan pedas. Pasalnya, makanan ini bisa mengiritasi dan menimbulkan ketidaknyamanan pada tenggorokan.
Bila kamu memang gemar mengonsumsi makanan pedas, ada baiknya kamu membatasi jumlahnya, ya. Selain bisa membuat tenggorokanmu jadi tidak nyaman, sering mengonsumsi makanan pedas juga dapat menyebabkan diare dan sakit perut.
4. Sering cuci tangan
Kuman penyebab radang tenggorokan yang bisa menimbulkan keluhan panas dalam bisa terdapat di mana saja. Maka dari itu, penting untuk rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Cara ini dapat menghilangkan bakteri dan virus di tangan yang bisa meningatkan risiko terjadinya panas dalam.
Bila kamu sulit menemukan sumber air untuk mencuci tangan, kamu bisa kok mencuci tanganmu dengan menggunakan hand sanitizer.
Jangan lupa juga untuk rutin membersihkan dan menyemprotkan disinfektan ke benda-benda yang sering kamu gunakan, seperti handphone, keyboard dan mouse komputer, atau remot televisi.
5. Istirahat yang cukup
Selain bisa membuatmu tetap berenergi selama berpuasa, istirahat yang cukup juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga kamu tidak mudah terkena penyakit, termasuk penyakit yang dapat menimbulkan panas dalam.
Agar mendapatkan istirahat yang cukup, kamu perlu tidur lebih cepat dan menghindari bergadang. Bila ingin tidurmu lebih lelap dan berkualitas, kamu bisa menggunakan humidifier yang ditambahkan beberapa tetes minyak esensial. Selain itu, bila memungkinkan, sempatkan juga waktu sekitar 20 menit untuk tidur siang.
Mencegah panas dalam saat puasa bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Jika kamu menerapkan tips-tips di atas secara konsisten, risiko terjadinya panas dalam dan gangguan kesehatan yang lain pun bisa dikurangi.
Akan tetapi, jika setelah melakukan cara di atas panas dalam saat puasa yang kamu alami tidak kunjung membaik, terlebih jika sudah menimbulkan rasa nyeri, tidak nyaman di tenggorokan, atau sulit menelan dan bernapas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.(Dilansir dari Alodokter.com)
