Seorang Pria di Mentok Diduga Diculik dan Dianiaya Oknum Tentara
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Salah seorang pria atas nama Asnadi (40) warga Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) babak belur di sekujur tubuhnya, setelah diduga dianiaya pada Jumat (29/3/2024) lalu.
Asnadi mengaku, dirinya diculik dan dianiaya seseorang yang menggunakan seragam tentara.
Ia dituduh melakukan pencurian besi di kawasan proyek.
“Abang dibawa gonceng tiga, tentara megang abang dari belakang, baju dinas. Dibawa ke tempat proyek, saya dituduh maling besi. Saya bilang kalau maling tidak ada, tapi kalau minta sama operator PC bekas robohan kafe itu ada,” katanya, kepada awak media, Senin (1/4/2024).
Dari tempat proyek, Asnadi mengaku dibawa ke salah satu rumah menggunakan mobil truk, dan kemudian disekap serta dianiaya hingga beberapa jam.
“Dia pakai baju dinas satu orang, ditampar dua kali wajah saya. Dilibas di paha pakai selang. Terus tangan saya diikat pakai lakban, mata dilakban. Dari itu saya dibantai, semakin sore semakin ramai, ada yang datang bilang nah ada makanan,” ucapnya.
Setelah dianiaya, dengan dipukul, tendang serta di sundut dengan api. Asnadi mengaku sudah pasrah dan mengira akan meninggal dunia saat itu.
“Saya berpikir sudah mati hari itu, seluruh badan dipukul, sampai sekitar jam 8 (malam), nggak satu satu lagi (bergiliran) yang mukul. Pakai sepatu, pasti tentara itulah, karena cuma dia lah yang pakai sepatu,” ujarnya.
Bahkan saat dianiaya, Asnadi mendengar kalau dia mati, akan di-cor dalam drum.
“Saya juga dengar kalau mati, cor sajalah isi di dalam drum, cuma tidak tahu karena mata diikat. Darah dari mata, mulut disumpal pakai plastik,” katanya.
