Meningkatkan Kreativitas Siswa melalui Ekstrakurikuler Pramuka di Sekolah Dasar
Ada banyak sekali ide-ide kreatif yang dapat dilakukan siswa untuk meningkatkan kreativitasnya dalam kegiatan pramuka. Contohnya seperti memanfaatkan sampah plastik atau anorganik dengan mengolah sampah tersebut menjadi ecobrick atau semacamnya.
Dengan mengolah sampah tersebut menjadi barang yang bermanfaat, tentunya siswa akan berpikir barang apakah yang akan dibuat dari sampah tersebut sehingga dapat menghasilkan barang yang bermanfaat seperti apa yang diharapkan.
Pembuatan ecobrick ini biasanya dilakukan secara beregu sehingga dapat menciptakan kekompakan dan kerja sama yang baik antar regu. Dengan begitu, setiap anggota regu dapat menyampaikan pendapatnya sesuai dengan ide-ide yang mereka pikirkan.
Kemudian setelah mereka menyampaikan pendapat masing-masing dan berdiskusi, maka munculah satu ide yang mereka dapatkan dari hasil diskusi tersebut. Setelah mereka mendapatkan ide tersebut, tentunya mereka berpikir adakah manfaat dari ide yang di ambil.
Jika mereka merasa terdapat manfaat dalam ide tersebut, maka mereka akan melakukan pengolahan terhadap sampah menjadi barang yang bermanfaat, contohnya seperti ecobrick tempat duduk, pojok baca, tempat sampah dan lainnya. Tanpa disadari, hal ini dapat menuntun siswa untuk dapat berpikir kreatif.
Kegiatan pramuka terbilang sangat menyenangkan bagi siswa, hal ini dikarenakan ada banyak sekali kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan oleh siswa untuk mengasah dan meningkatkan kreativitasnya.
Meski begitu, masih terdapat juga beberapa siswa yang terlihat tidak menyukai bahkan tidak mau mengikuti kegiatan pramuka tersebut karena merasa malas. Namun, hal tersebut merupakan hal yang wajar dan bisa saja terjadi.
Biasanya hal ini dikarenakan siswa belum mendapatkan manfaat yang diperoleh dari kegiatan pramuka tersebut, karena terkadang setiap siswa merasakan manfaat yang berbeda-beda, bahkan ada juga yang tidak merasakan manfaat sama sekali.
Oleh karena itu, kegiatan pramuka ini memang harus lebih berorientasi pada siswa. Hal ini dimaksudkan agar siswa dapat memperoleh manfaaat dari kegiatan pramuka tersebut. Sehingga siswa dalam mengikuti kegiatan pramuka tersebut tidak perlu diminta atau dipaksa terlebih dahulu, akan tetapi memang keinginan dan kemauan dari mereka sendiri.
Emi Safitri, Leni Herlinda, Siti Nurjannah, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
