RAMADHAN, TIMELINES.ID– Puasa adalah ibadah wajib dan termasuk dalam rukum islam yang keempat (yang dalam hal ini adalah puasa ramadhan). Ibadah puasa adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, nafsu, dan lain sebagainya yang dapat membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Tujuan diwajibkannya ibadah puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, Allah swt berfirman: Baca Juga:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah: 183).

Puasa merupakan ibadah yang begitu istimewa. Karenanya, bagi yang mampu melaksanakannya dengan baik, ada berbagai macam imbalan istimewa pula yang telah Allah swt siapkan.

Baca Juga  Manfaat dan Panduan Puasa yang Aman untuk Pasien Kanker

Di antara imbalan yang Allah siapkan untuk orang yang berpuasa adalah pintu eksklusif di surga nanti. Pintu surga yang satu ini dibuat hanya bagi mereka yang berpuasa. Tidak ada yang lain yang diperkenankan masuk ke surga melalui pintu tersebut.

Hal demikian ini disampaikan langsung oleh Rasulullah saw melalui beberapa haditsnya. Imam Ahmad bin Hajar al-Haitami al-Makki (909-995 H) atau yang dikenal Imam Ibnu Hajar dalam kitabnya yang berjudul Ithafu Ahlil Islam bi Khususiyyatis Shiyam mengutip hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut.