Manfaat dan Panduan Puasa yang Aman untuk Pasien Kanker
KESEHATAN,TIMELINES.ID- Memiliki penyakit kanker tentunya akan merasakan dilema saat akan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan, namun saat menjalani puasa banyak loh dampak positif bagi kesehatan, Sabtu (25/3/2023).
Dilansir dari Hellosehat.com, sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa puasa memberikan manfaat untuk kesehatan. Akan tetapi, tidak semua orang bisa menjalani puasa dengan aman, salah satunya pada pengidap kanker.
Namun, beberapa studi menunjukkan adanya manfaat baik puasa untuk pasien kanker. Puasa membuat sel-sel tubuh memetabolisme insulin lebih efisien untuk mengeluarkan glukosa dari darah. Itu artinya, sensitivitas insulin menjadi lebih baik sehingga mempersulit sel kanker untuk berkembang.
Selain itu, puasa juga punya potensi meningkatkan proses autophagy, yakni proses bagian-bagian sel terurai untuk penggunaan kembali nantinya. Proses ini sangat penting untuk mempertahankan sel berfungsi dengan tepat.
Kemudian studi tahun 2014 pada jurnal Cell stem cell menunjukkan puasa mengaktifkan sel-sel induk dari sistem imun untuk memperbarui dan memperbaiki diri. Itu artinya, puasa mencegah terjadinya kerusakan sel sekaligus mengganti sel imun yang rusak.
Puasa yang dijalankan pasien kanker juga punya potensi meningkatkan respons terhadap pengobatan kanker, seperti kemoterapi sehingga efek samping yang muncul lebih ringan.
Panduan aman puasa untuk pasien kanker
Untuk memperoleh manfaat puasa pada penderita kanker, maka penting untuk menjalankan puasa dengan tepat. Oleh karena itu, pasien kanker perlu mengikuti panduan aman berpuasa berikut ini.
1. Konsultasi ke dokter dulu, Anda boleh berpuasa atau tidak
Permasalahan ini perlu pertimbangan lebih lanjut, baik dari penderita kanker maupun tim medis yang menanganinya. Meskipun dalam beberapa kasus, penderita kanker mendapatkan manfaat puasa, namun hal tersebut sebenarnya tergantung dengan kondisi kesehatan serta status gizi mereka masing-masing.
Penderita kanker yang sedang mengalami efek samping dari pengobatan atau malah memiliki jenis kanker yang sudah menjalar (metastasis) ke tubuh bagian lain, sebaiknya tidak melakukan puasa. Hal ini berkaitan dengan pemenuhan nutrisi selama mereka melewati semua proses pengobatan tersebut.
Namun, bila penderita kanker stabil dan tidak sedang mengalami komplikasi apapun, maka mereka masih memungkinkan untuk ikut menjalani ibadah puasa. Tentu saja, hal ini harus berdasarkan rekomendasi atau anjuran tim medis yang menanganinya.
Lakukan konsultasi medis ini jauh-jauh dari sebelum puasa tiba. Ini akan memudahkan dokter membuat pertimbangan dan membuat rencana puasa Anda jauh lebih matang.
2. Pastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi
Penyebab kanker adalah mutasi DNA pada sel yang membuatnya berfungsi tidak normal; terus membelah tanpa kendali. Agar sel-sel tubuh yang lain tetap sehat dan sel imun tetap kuat melawan sel kanker, pasien kanker harus mencukupi kebutuhan nutrisinya setiap hari.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.