8 Jenis Penyakit yang Rentan Pasca Lebaran
Penting bagi setiap individu untuk mewaspadai penyakit setelah lebaran satu ini karena dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti penyakit ginjal, stroke, hingga gagal jantung.
5. Nyeri Otot
Lebaran menjadi momen yang kerap diisi dengan berbagai macam aktivitas fisik, seperti berkunjung untuk silaturahmi atau pergi ke tempat wisata bersama keluarga.
Namun, bila dilakukan secara berlebihan, hal tersebut justru dapat menimbulkan gangguan kesehatan, seperti nyeri hingga kram otot. Untuk meredakan nyeri otot pasca lebaran, Anda dapat melakukan stretching atau peregangan dan istirahat yang cukup.
6. Penyakit Asam Urat
Penyakit asam urat atau gout adalah radang sendi yang disebabkan oleh menumpuknya kristal asam urat di dalam tubuh.
Penyakit asam urat rentan kambuh saat lebaran karena konsumsi makanan yang mengandung asam urat secara berlebihan, seperti melinjo, kacang tanah, dan produk olahannya.
7. Kolesterol Tinggi
Asupan makanan berlemak, seperti gorengan, jeroan, dan santan, yang tidak terkontrol saat lebaran diketahui berisiko meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.
Jika terjadi secara terus-menerus, peningkatan kadar kolesterol jahat ini dapat memicu komplikasi serius, seperti jantung koroner hingga serangan jantung.
8. Diabetes
Konsumsi hidangan lebaran yang mengandung gula tinggi secara berlebihan diketahui dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh. Bila dibiarkan, kondisi ini berisiko menimbulkan penyakit diabetes.
Karena itu, ada baiknya untuk membatasi konsumsi makanan tinggi gula selama lebaran guna menjadi kadar gula darah agar tetap stabil.
Cara Mencegah Penyakit setelah Lebaran
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit setelah lebaran, di antaranya:
●Minum air putih yang cukup, yaitu kurang lebih 2 liter sehari.
●Memperbanyak konsumsi sayur dan buah.
●Membatasi konsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin.
●Membatasi konsumsi makanan berlemak dan tinggi gula.
●Istirahat yang cukup.
●Olahraga rutin.
(Dilansir dari Siloamhospitals.com)
