Disamping itu, setiap pengunjung dikenakan tiket agar diperkenankan masuk ke Objek Wisata Menumbing. Alfian menilai pemasukan itu dapat dimanfaatkan untuk melengkapi fasilitas di salah satu objek wisata kebanggaan masyarakat Bangka Barat ini.

“Kita kan membayar, artinya ada sumbangsih yang diberikan. Walaupun kita kurang memahami pengelolaan selanjutnya bagaimana, tapi kami yakin retribusi yang mungkin nilainya belum seberapa akan berdampak pada pembangunan fasilitas di Menumbing. Terutama pembatas jalan untuk keamanan pengunjung,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat, Muhammad Ali mengatakan pihaknya bakal melakukan evaluasi terhadap peristiwa kecelakaan yang terjadi di Bukit Menumbing.

“Info yang kami terima di lapangan motor yang dikendarai mengalami rem blong saat turun di area gasibu terakhir saat turun dari Pos 2. Setiap peristiwa pasti selalu kami evaluasi, Insyaallah,” ujar Muhammad Ali.

Baca Juga  Dugaan Oknum Guru Tampar Siswanya Bikin Wabup Babar Berang, Polisi Belum Terima Laporan