BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Perkembangan digital yang semakin maju dan maraknya pinjaman online (Pinjol) telah menggerus keberadaan koperasi, tak terkecuali di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng).

Diketahui, koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagkopUKM) Bateng, Irwandi mengatakan saat ini ada 99 koperasi di wilayahnya.

“Pendataan koperasi yang aktif ini sedang berjalan, ada sekitar 99 koperasi, tapi kalau bicara aktif dan tidaknya baru 50 persen,” ujarnya Selasa (23/4/2024).

“Salah satu indikator kami menilai koperasi ini aktif adalah mereka melaksanakan RAT atau Rapat Anggota Tahunan, karena ini belum selesai RAT nya, jadi kalau untuk tahun ini mungkin sekitar 50 persen yang benar-benar aktif, kalau yang ada nama bahkan 100 lebih,” sambungnya.

Baca Juga  Algafry Ingatkan meski Puasa Pelayanan Kantor Tetap Maksimal

Kata dia, indikator sehat menilai koperasi aktif adalah melakukan RAT dan sampai saat ini baru 50 persen yang melakukan RAT dari 99 koperasi.

“Jadi, 99 koperasi ini ada namanya, kadang tahun ini mereka RAT, tahun depan tidak, jadi kalau tidak RAT maka dinilai tidak aktif, kalau sudah 2 tahun tidak RAT, kita banned,” terangnya.