PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang menggelar rapat advokasi program keamanan pangan terpadu sebagai langkah awal melaksanakan pengawasan pangan terpadu yang terbagi dalam tiga program untuk tahun 2024.

“Kita menggelar rapat advokasi lintas sektor ini sebagai persiapan pelaksanaan pengawasan pangan terpadu yang mencakup tiga program,” kata Kepala BPOM Pangkalpinang, Agus Riyanto kepada wartawan usai membuka rapat tersebut di Pangkalpinang, Rabu (24/4/2024).

Agus mengatakan tiga program nasional keamanan pangan terpadu tersebut yakni pangan jajanan anak usia sekolah (PJAS) yang melibatkan pihak sekolah, desa atau kelurahan pangan aman melibatkan desa atau kelurahan yang menjadi lokus BPOM dan pasar pangan aman berbasis komunitas yang melibatkan para pengelola pasar.

Baca Juga  Pj Gubernur Babel Imbau Peserta Pemilu Tidak Langgar Aturan di Masa Tenang

“Tiga program ini yang akan kami laksanakan di 2024 ini. Mereka yang terlibat langsung adalah pihak sekolah, perangkat desa atau urah dan pengelola pasar,” ujarnya.

Dari tiga program tersebut, lokus yang ditentukan BPOM Pangkalpinang untuk sekolah ada 7 sekolah yakni SD Negeri 03, SD Negeri 10, SD Megeri 15, SD min 2, SMP Negeri 2, SMK Tunas Karya dan SMK Negeri 5 yang ada di kota Pangkalpinang.