Sedangkan untuk lokus desa atau kelurahannya yakni Kelurahan Gajah Madah dan Opas Indah. Sedangkan lokus pasar pangan aman yang di intervensi BPOM adalah Pasar Pagi Pangkalpinang.

“Kami undang seluruh lintas sektor yang terlibat dan termasuk dari Kementrian Desa serta Dinas Pendidikan dan para Kepala sekolah dan komunitas pasar yang menjadi lokus kita undang untuk menyampaikan apa tahapan dari masing-masing kegiatannya seperti apa kita sampaikan di rapat advokasi ini karena akan ada beberapa tahapan hingga september nanti dan november Desember untuk monitoringnya.

Agus berharap melalui pertemuan ini para pemangku kepentingan dapat melakukan kegiatan secara terpadu sehingga masyarakat mendapatkan intervensi keamanan pangan yang komprehensif yaitu intervensi dari sisi supply dan demand.

Baca Juga  Hingga Juni 2023 ada 20 Kasus HIV di Bangka Barat, Paling Banyak di Kecamatan Mentok

Pemerintah kota pangkalpinang juga diharapkan bisa berkomitmen untuk mengawal keberlangsungan program terpadu pada sekolah, kelurahan dan pasar yang telah diintervensi serta dapat mereplikasi program tersebut pada sekolah, kelurahan dan pasar yang lain di kota pangkalpinang yang belum diintervensi oleh BPOM.

“Kami juga mohon dukungan dari semua lintas sektor agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat dalam melindungi masyarakat yang secara simbolis akan dilakukan penandatanganan komitmen sebagai bentuk dukungan program keamanan pangan terpadu tahun 2024,” tutupnya. (**)