6 Cara Menghilangkan Varises
3. Skleroterapi
Selanjutnya ada prosedur skleroterapi yang dapat membantu meredakan rasa sakit pada varises. Juga mencegah adanya komplikasi seperti bisul atau pendarahan di vena. Terapi ini juga membantu memperbaiki tampilan atau menghilangkan varises.
Gejala Spondilosis dan Faktor Risikonya
Prosedur skleroterapi menggunakan larutan saline atau garam konsentrasi tinggi yang akan disuntikkan ke pembuluh darah. Larutan tersebut akan mengiritasi pembuluh darah dan membuatnya kolaps. Sehingga dapat menutup varises dengan menimbulkan jaringan parut.
Prosedur ini perlu dilakukan berulang kali untuk mendapatkan hasil yang diinginkan pasien. Umumnya skleroterapi dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan.
4. Terapi oklusi Radiofrekuensi
Cara menghilangkan varises selanjutnya dengan terapi oklusi frekuensi radio. Prosedur terapi ini menggunakan kateter yang dimasukkan ke dalam vena.
Kemudian kateter akan menyalurkan gelombang frekuensi radio ke dinding vena. Sehingga membuatnya panas, kolaps, dan menutup.
5. Terapi ablasi laser
Prosedur selanjutnya adalah terapi ablasi laser yang merupakan perawatan medis minimal invasif untuk varises. Dokter akan melakukan sayatan kecil di dekat vena untuk memasukkan kateter dan laser.
Setelah berhasil masuk dan menempatkan laser di atas vena target, sinar laser akan dinyalakan. Sehingga cahaya laser dapat memanaskan vena dan menutupnya.
6. Operasi bedah
Cara menghilangkan varises terakhir yaitu dengan tindakan bedah yang menggunakan teknik ligasi dan stripping. Prosedur ini dilakukan dengan membuat dua sayatan. Pertama di dekat selangkangan pada bagian atas vena target. Sementara yang kedua di bawah tungkai pada area pergelangan kaki atau lutut.
Selanjutnya bagian atas vena akan diikat dengan kawat tipis dan fleksibel yang dijalin melalui bagian bawah. Sehingga vena bisa ditarik keluar melalui sayatan tersebut.
Operasi bedah untuk varises memerlukan rawat inap di rumah sakit. Biasanya tindakan bedah ligasi dan stripping menimbulkan memar, pendarahan, dan nyeri. Namun, akan menghilang setelah beberapa hari. Selama masa pemulihan, pasien akan disarankan untuk memakai stoking kompresi.(***)
