BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Sebanyak 6.000 hektare lahan rawa di Kabupaten Bangka Selatan akan digarap menjadi lahan persawahan.

Langkah tersebut sebagai upaya percepatan optimalisasi lahan rawa untuk dapat dimanfaatkan petani, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengurangi risiko banjir atau genangan air yang dapat merusak tanaman pertanian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, optimalisasi lahan rawa menjadi lahan pertanian guna mengejar peningkatan produksi pangan, utamanya beras.

Kebijakan ini dilakukan guna mendorong produksi padi dalam negeri agar lebih maksimal. Sehingga mampu terciptanya swasembada pangan khususnya di Kabupaten Bangka Selatan dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Alhamdulillah, tahun ini kita mendapatkan anggaran dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui kegiatan optimasi lahan rawa. Kita mendapat kurang lebih 6.000 hektare optimalisasi lahan rawa,” kata Risvandika Minggu (12/5/2024).

Baca Juga  Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, BNNK Basel Tetapkan Tanjung Ketapang dan Rias sebagai Desa Bersinar