2.651 Pelanggan PAM Bangka Selatan Menunggak, Nilainya Capai Rp150 Juta
Di samping itu lanjut dia, sejumlah cara terus dilakukan agar ribuan pelanggan yang selama ini nunggak pembayaran air bersih mau membayar iurannya. Mereka akan didekati secara kekeluargaan dengan mendatangi rumah masing-masing, supaya mau membayar tunggakannya. Sejauh ini UPT PAM juga telah memberikan berbagai macam bentuk kompensasi bagi para pelanggan yang menunggak.
Misalnya memperpanjang masa jatuh tempo pembayaran hingga mencicil pembayaran selama beberapa bulan. Lebih dari itu, pihaknya juga telah berupaya kooperatif agar pelanggan mau membayar tunggakannya. Khususnya dengan memberikan imbauan hingga surat teguran. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk menjaga ketersediaan dan kualitas pelayanan air bersih.
“Kita sudah melakukan imbauan dan sosialisasi melalui media sosial untuk para pelanggan agar segera membayar tunggakannya. Tindak lanjut kita berikan surat peringatan dan teguran,” ucapnya.
Kendati demikian kata Yani, apabila pelanggan masih tak mau membayar tunggakan pihaknya tak segan-segan mengambil tindakan tegas. Yakni dengan melakukan penyegelan meteran ataupun memutus sambungan kepada pelanggan nunggak. Diharapkan hal ini dapat meningkatkan kesadaran pelanggan akan pentingnya membayar tagihan tepat waktu.
“Apabila tidak diindahkan akan kita lakukan pemutusan sambungan,” tegas Yani.
