Dua Kades di Bangka Selatan Lolos Seleksi Paralegal Justice Award Tingkat Nasional
Meskipun begitu lanjut dia, pihak desa memastikan siap menerima permasalahan maupun aduan dari masyarakat. Pemerintah Desa juga berusaha untuk segera mungkin menyelesaikan permasalahan yang disampaikan. Semua itu menjadi bentuk proporsional sebagai kades.
Adapun 12 orang kades dan lurah yang lolos seleksi tingkat nasional ajang Paralegal Justice Award 2024. Mereka yakni Kades Namang, Bangka Tengah, Zaiwan, Kades Keciput, Belitung Pratiwi Perucha, Kades Mekar Jaya, Belitung Timur, Syamsudin.
Kabupaten Bangka Selatan Kepala Desa Air Bara, Muklis Insan dan Kades Nangka Bayumi. Kabupaten Bangka, Kades Karya Makmur Barwu Arkoni, Kades Bakam H. Mashur dan Lurah Sungailiat Bangka Farid Anshary. Kabupaten Bangka Barat, Kades Air Limau, Mexsi Diansah dan Kades Sekar Biru Bangka Barat Munarfarzah. Kota Pangkalpinang, Lurah Sinar Bulan, Teguh Arifianto dan Lurah Gedung Nasional, Suwanti.
Tahun 2023 terdapat tiga orang kades perwakilan dari Babel yang mendapatkan anugerah PJA.
Berdasarkan hasil penilaian Panitia Seleksi Paralegal Justice Award 2024, diperoleh sejumlah 300 dari 1.067 jumlah pendaftar dari seluruh wilayah di Indonesia yang dinyatakan lulus tahapan seleksi daerah untuk dapat mengikuti Paralegal Justice Award 2024 Tingkat Nasional.
“Para kades dan lurah yang lolos ini telah melalui proses seleksi panjang dan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, kota dan provinsi,” ujarnya.
Para peserta akan mengikuti seleksi nasional di Jakarta dan akan mengikuti rangkaian kegiatan Paralegal Justice Award Tahun 2024. Kegiatan tersebut akan dimulai pada 28 Mei sampai dengan 1 Juni 2024 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenkumham.
Beberapa agenda diantaranya yaitu, pemberian materi tentang pengantar hukum dan penyelesaian konflik/ sengketa oleh Hakim dari Mahkamah Agung, Pengukuhan Paralegal Indonesia, penentuan penerima Anugerah PJA, serta Malam Penganugerahan Paralegal Justice Award.
PJA merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala desa dan lurah yang bertindak sebagai juru damai desa atau non-litigation peacemaker (NLP). Mereka yang mendukung pariwisata, tenaga kerja dan investasi di daerahnya akan diberikan penghargaan Anubhawa Sasana Jagadhita (ASJ).
Penyelenggaraan PJA merupakan kerja sama antara Kemenkumham, Mahkamah Agung, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.
