Kebab(lasan)

Karya: Ummi Sulis

Libur sekolah malah badan rasanya seperti meriang. Mungkin karena pengaruh cuaca panas terlalu terik kemudian tiba-tiba hujan begitu derasnya.

“Bi, aku demam,” kata Ummi pada suaminya.

“Ya, demamlah,” jawab Abi santai.

“Loh, malah nyuruh demam,” ucap Ummi sedih.

“Nggak gitu, masak demamnya ditolak, jangaaan, gitu?
Maksudnya Laa ba’tsa thohurun in syaa Allah, Yang.” ucap Abi menetralisir rasa cemberut Ummi.

“Oh, kirain membiarkanku sakit, kejamnya.” Ummi cemberut.

Five minuts later

Baca Juga  Pantun: Serumpun Sebalai, Negeri yang Cinta Damai