PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Puluhan Jurnalis yang tergabung dalam organisasi pers di Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mempertanyakan keberadaan ketua dan semua anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tidak ada di tempat saat organisasi pers menggelar aksi damai penolakan revisi RUU Penyiaran.

“Agak aneh, ada 45 anggota Dewan kita tapi tidak satupun yang hadir menyambut kami. Alasannya di luar kota, kenapa DL nya tidak diatur. Bagaimana jika sewaktu-waktu rakyat datang, tidak ada satu pun perwakilan rakyat di gedung ini. Apa yang bisa kita harapkan dari perwakilan rakyat yang seperti ini,” kata Ketua IJTI Bangka Belitung, Joko Setyawanto usai mengikuti aksi damai di pintu utama gedung DPRD Babel, Selasa.

Baca Juga  Gasak 2 TV dan Samurai, Pria di Sinar Bulan Diciduk

Joko mengatakan, aksi damai untuk penolakan revisi RUU Penyiaran dilakukan semua organisasi pers yang tergabung dalam IJTI, Aliansi Jurnalis Independent, Persatuan Wartawan Indonesia, Pers Mahasiswa dan beberapa organisasi lain yang mendukung penolakan RUU Penyiaran.