“Kita ingin daerah ini menjunjung tinggi adat istiadat dan budaya, nilai-nilai sejarah yang ada. Sehingga apa yang ada di kita dan tidak dimiliki daerah lain akan membuat daerah ini maju. Jadi daerah wisata sejarah yang hebat,” kata pria lulusan S1 di STHI Jakarta itu.

Pada abad 8 dan 9, Kota Mentok begitu terkenal di dunia internasional. Lulusan Magister Management di Universitas Mercubuana itu menilai ini perlu masa kejayaan Mentok harus dibangkitkan lagi. Terlebih, kota tertua di Bangka ini dulunya pusat perekonomian daerah.

Pensiunan PNS tahun 2023 kemarin ini merasa sangat berdosa dengan leluhur jika menilik kondisi Kota Mentok. Dari zaman kerajaan hingga revolusi, kota ini penuh dengan peristiwa bersejarah. Bahkan, Presiden Soekarno menjadikan Mentok tempat pengasingannya.

Baca Juga  Ruas Jalan Pangkalpinang-Mentok Amblas, BPJN Babel Gerak Cepat Lakukan Perbaikan

“Artinya Kota Mentok itu hebat, tapi dari masa ke masa kita lihat katakanlah kejayaan ini menurun. Sebagai putra daerah sini saya merasa miris, leluhur kita jauh lebih hebat dari kita,” tambah pria yang mengawali karirnya di dunia birokrasi sebagai Staf di Kemdikbud, Bangka tahun 1995 tersebut.

Oleh sebab itu, mantan Sekretaris pada Dinas Perikanan dan Kelautan Babel meminta, siapapun yang akan menjadi pemimpin Babar periode mendatang harus membangkitkan kejayaan Kota Mentok. Agar marwah dan sejarah kota yang hebat ini lebih dikenal luas.

“Potensi kekuatan besar daerah ini ada di Mentok. Mentok harus dibuat sejajar dengan Malaka. Karena dulu saudagar dari Hindia dan China singgahnya ke Malaka, Mentok dan Johor saat mereka dagang pada abad 8 dan 9,” sebut pria yang pernah memimpin KNPI Babel itu.

Baca Juga  DW Harap Ketua KONI Babar Dapat Rekomendasi Bertarung ke Pilkada

Jebolan Lemhanas Kepemudaan 2012 lalu itu nilai, kabupaten ini maju apabila dikelola secara profesional dan komitmen yang kuat. Dengan begitu, Babar akan menjadi kabupaten yang hebat di provinsi ini. Dikenal luas di Indonesia dan dunia internasional.