Serial Keluarga Ummi
“Ada jual es batu gak, ya?” tanya Abi.
“Ada, di warung,” jawab Ummi. “Tapi kenapa nanya es batu? Di kulkas apa gak ada?” tanya Ummi.
“Es di Freezer gak beku-beku.” Abi menjawab sambil mengambil makanan.
Ummi sudah beberapa hari tidak melihat freezer. Soalnya ikan, daging, dan lauk-pauk sepertinya gak ada tersimpan di freezer. Akhir bulan bahkan freezernya hanya diisi air.
“Aneh, minimal tiga hari sudah membatu, Bi,” ujar Ummi. “Kan minuman gelasan bisa dimasukkan. Biasanya juga begitu.” Ummi menyudahi makannya.
“Iya, kemarin-kemarin begitu,” ujar Abi.
“Lah, sekarang, ada gak dimasukkan air gelasannya?” tanya Ummi.
“Enggak ada, makanya gak beku-beku, tuh, masih di dalam kardus,” tunjuk Abi ke kardus air minum gelasan.
” Ya salam, itu toh penyebab gak beku-beku. Lah emang gak dimasukkan freezer. Kapan mau bekunya?” Ummi tepuk tangan, bukan, tepuk jidat.
Sesuailah tadi nyuruh beli es batu. Barang yang dicari gak ada di freezer. Dasar Abi. Beginilah hidup cuma berdua, anak-anak ketika sudah masanya merantau, mereka akhirnya meninggalkan rumah juga. Menunggu momen tertentu untuk bertemu mereka.
