Selain pemandangannya yang indah, pantai ini juga menyediakan mushola dan wc umum.

Pondok-pondok pinggir pantai juga menyediakan jajanan makan dan minum ala pantai seperti ikan bakar dan air kelapa muda.

Pantai ini masih terjaga keasriannya. Campur tangan dari manusia pada pantai ini masih tergolong minim. Hal ini terlihat dari tetap terjaganya keaslian pantai ini tanpa adanya bangunan-bangunan perhotelan, restoran maupun bangunan permanen lainnya kecuali posko pemantauan, mushola, dan wc umum.

Untuk menikmati indahnya pantai ini para wisatawan cukup membayar tiket masuk Rp3.000 saja per orang. Namun sayangnya pantai ini kini terusik oleh aktivitas penambangan timah.

Sumber: exotic.bangka.go.id

Baca Juga  264 Hari Menuju Porprov Babel ke VI, PB Targetkan Venue Selesai Tepat Waktu