PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Badan Pusat Statistik mencatat persentase penduduk miskin pada Maret 2024 mencapai 4,55 persen.

Angka ini meningkat 0,03 persen poin dibandingkan Maret 2023. Sementara, jumlah ini juga menurun 0,06 persen poin dibandingkan tahun September 2022.

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2024 sebesar 69,95 ribu orang atau 69.950 orang

Angka ini meningkat 1,26 ribu orang atau 1.260 orang terhadap Maret 2023 dan meningkat 0,26 ribu orang terhadap September 2022.

Demikian dirangkum dalam Rilis Berita Resmi BPS Bangka Belitung, Sabtu (3/8/2024).

Menurut BPS, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2024 sebesar 3,39 persen, turun sebesar 0,15 persen poin pada Maret 2023.

Baca Juga  Ini 5 Negara Tujuan Ekspor Timah Bangka Belitung

Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2024 sebesar 6,17 persen, naik sebesar 0,32 persen poin pada Maret 2023

Dibanding Maret 2023, jumlah penduduk miskin Maret 2024 perkotaan turun sebanyak 0,69 ribu orang (dari 31,09 ribu orang pada Maret 2023 menjadi 30,40 ribu orang pada Maret 2024).

Pada periode yang sama jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak 1,95 ribu orang (dari 37,60 ribu orang pada Maret 2023 menjadi 39,55 ribu orang pada Maret 2024)

Garis kemiskinan pada Maret 2024 tercatat sebesar Rp908.397,-/kapita/bulan dengan komposisi garis kemiskinan makanan sebesar Rp 663.408,-/kapita/bulan dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp 244.989,-/kapita/bulan

Pada Maret 2024, secara rata-rata rumah tangga miskin di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki 5,01 orang anggota rumah tangga. Dengan demikian, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata.

Baca Juga  Wanita Muda di Mentok jadi Korban Pencabulan oleh Lelaki yang Baru Dikenal

Dilansir, pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung berada di posisi buncit se-Pulau Sumatera pada triwulan I tahun 2024.