Drama Penyelamatan ABK Kapal Ile De Re Diduga Sakit Malaria, Tim Sempat Inap Semalam di Lengkuas
BELITUNG TIMUR, TIMELINES.ID — Sejak Jumat (9/8/2024) kemarin, salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Ile De Re diduga menderita demam. Karena tak adanya alat untuk mengecek penyakit di kapal, ABK bernama Suherman itu hanya diberikan obat penurun panas.
Namun demikian, kondisi lelaki berusia 45 tahun bukannya membaik dan malah kian memburuk hingga Minggu (11/8/2024) kemarin. Suhu tubuhnya di atas 41 derajat setelah 3 hari lamanya menderita demam tersebut. Diduga, Suherman mengalami sakit malaria.
Hal ini membuat kru kapal pengangkut kabel bawah laut itu menghubungi tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang. Saat itu, posisi kapal sedang di Perairan Selat Karimata, Belitung Timur (Beltim) sedang melakukan pemasangan kabel.
Setelah menerima bantuan evakuasi ini pada Minggu (11/8/2024) kemarin, 1 tim resuce diberangkatkan menuju LKP Kapal yang berada di Perairan Selat Karimata. Dengan Jarak 68 NM dari Tanjungpandan dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas.
“Kita berangkat bersama Rescuer USS Tanjung Pandan, Rescuer POS SAR Belitung, TNI AL, Balai Kekarantinaan Kesehatan Tanjungpandan dan KSOP Tanjungpandan bergegas menuju ke lokasi kapal,” ujar Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, Senin (12/8/2024) sore.
