Drama Penyelamatan ABK Kapal Ile De Re Diduga Sakit Malaria, Tim Sempat Inap Semalam di Lengkuas
Ia menyebut, perjalanan tim gabungan sempat menemui kendala gelombang tinggi disertai angin kencang. Tim yang berangkat dari Dermaga Pelabuhan Tanjungpandan memutuskan untuk berteduh di Sekitaran Pulau Lengkuas pada Minggu (11/8/2024) malam.
“Jadi perjalanan dilanjutkan sekitar jam 06.27 WIB tadi pagi menuju posisi kapal Cable Laye Ile De Re. Tepat pukul 11.30 WIB, tim tiba di lokasi kapal dan segera melakukan pengecekan terhadap korban Suherman dengan pemberian infus,” ungkap Oka.
“Dia juga diberikan penanganan medis lebih lanjut oleh Tim Balai Karantina Kesehatan Tanjungpandan. Setelah kondisinya sedikit mereda, sekira jam 13.45 WIB, tim segera mengevakuasi korban dengan memindahkan dari kapal korban menuju RIB Basarnas,” katanya.
Lebih lanjut, korban kemudian dibawa untuk dievakuasi menuju RSUD Dr. H. Maridi Judono, Tanjungpandan guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Tepat pukul 17.34 WIB, Tim SAR tiba di Pelabuhan Tanjungpandan dan segera mengevakuasi korban menuju ambulans.
“Walau dalam proses evakuasi korban terhambat oleh cuaca yang buruk, tapi kita berhasil membawa korban hingga menuju rumah sakit. Terima kasih segenap unsur SAR Gabungan yang turut membantu dan mendukung proses evakuasi terhadap korban. Semoga sinergitas kita tetap terjalin dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyakarat,” jelas Oka.
