Selama 4 Hari, 30 Pelaku UKM di Babar Dibekali Ilmu Kewirausahaan
Oleh sebab itu, dirinya meminta semua potensi UKM kuliner yang sudah ada dapat berkembang lagi menjadi lebih baik. Menyusul pempek udang, tompi silung, kue pelita yang sudah dikenal oleh masyarakat luas. Baik dari dalam maupun luar Bumi Serumpun Sebalai.
“Jadi saya juga mendorong Dinas UKM Babar untuk terus memfasilitasi potensi UKM dan kuliner di Babar. Bisa dikemas menjadi suatu usaha yang kreatif dan inovatif lagi. Dengan begitu, perekonomian masyarakat dapat meningkat,” tambah Riza.
Sementara itu, Kepala DKUP Babar, Aidi melalui Kabid Koperasi dan UKM, Imam Dwi Firyanto menyebut, kegiatan pelatihan didanai oleh DAK Non Fisik dari Kementerian Koperasi. Pelatihan kewirausahaan ini diikuti 30 peserta berasal dari berbagai kecamatan.
“Kegiatan ini diselenggarakan selama empat hari dari hari Senin sampai Kamis. Hari ini, alhamdulillah narasumbernya diisi langsung Bu Kadis UKM Babel. Besok diisi oleh pelaku UKM yang menjadi juara satu lomba UKM tingkat Babel,” ungkap Dwi.
“Hari terakhir dari akademisi yang jadi narasumber. Kami harap pelatihan ini bisa menambah wawasan, pengetahuan, keterampilan serta meningkatkan kualitas dan kompetensi kepada pelaku UKM di Babar,” tambah
Imam Dwi Firyanto.
Lebih lanjut, ke depan para pelaku UKM di Babar mampu berinovasi dan berdaya saing dalam menghasilkan produk ekonomi yang berbasis lokal. Muaranya bisa meningkatkan ekonomi pelaku UKM itu sendiri, khususnya dan umumnya bagi masyarakat Babar.
