Usai melakukan mediasi akhirnya warga Sadai sepakat membuka pintu masuk KISS.

Mereka juga membuka sejumlah poster yang menempel di pintu masuk oleh masyarakat.

“ Terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Sadai mediasi ini dapat berjalan dengan lancar. Kami tetap akan melaksanakan patroli untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kita harapkan aktivitas KISS ini tetap normal kembali seperti semula,” tutupnya.

Turut hadir dalam mediasi tersebut, PJU Polres Bangka Selatan, Camat Tukak Sadai, Felly Husaini, Kades Sadai, M Amin, personel Satpol PP serta puluhan warga Sadai.

Sebelumnya, puluhan warga Sadai melakukan aksi damai di depan pintu masuk KISS. Warga memblokir akses keluar masuk kawasan tersebut.

Baca Juga  Kejagung Telah Tetapkan 14 Tersangka dan Periksa 139 Saksi dalam Tipikor Tata Niaga Timah

Mereka menuntut ganti rugin lahan dengan PT RBA yang sejak 8 tahun belum juga selesai.

Aksi tersebut dilakukan warga selama dua hari pada 15-16 Agustus 2024 lalu.