Ikrar akan melaksanakan perintah Presiden tersebut, BPOM harus berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Presiden bahkan telah menginstruksikan dirinya berkolaborasi dengan sejumlah kementerian terkait hal ini.

Selain harga obat, Ikrar menambahkan, Presiden juga meminta dirinya untuk mengembangkan obat-obat inovasi. Menurutnya, banyak obat dari negara lain yang dibutuhkan Indonesia, namun obat tersebut tidak bisa didatangkan.

“Ini kan bisa berdampak berat kepada masyarakat kita, karena ketika ingin menggunakan obat tersebut harus terbang ke luar negeri. Jadi saya melihat mungkin ada hubungannya dengan kepentingan mafia obat internasional, hubungannya dengan bisnis pelayanan kesehatan internasional,” terangnya.

“Kita tidak menuduh negara lain tetapi nampaknya seperti itu. Tetapi ada hal lain yang membuat obat itu tidak bisa masuk ke kita,” pungkas Ikrar.

Baca Juga  Kasus Korupsi Penyediaan Infrastruktur BTS 4G dan BAKTI Kemenkominfo Masuk Tahap II

Sumber: PMJNews.com