“Karena di atas masih ada maunya Allah, kita mengira itu baik, ternyata dalam pandangan Allah itu buruk, dan sebaliknya kita mengira itu buruk, padahal dalam pandangan Allah ada kebaikan di dalamnya, Allah maha tahu, kita tidak tahu,” ujarnya.

“Sikap terbaik adalah ridho menerima, ikhlas melepas, belajar berprasangka baik kepada Allah, jadi jangan menghina keadaan, karena daun pun tidak pernah marah kepada angin yang membuat ia jatuh karenanya,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman merasa bersyukur, melihat masyarakat antusias datang ke kajian.

“Alhamdulillah, dari sore hari di Desa Kurau Barat hingga malam hari di Kelurahan Dul masyarakat sangat antusias hadir dan mendengarkan ceramah agama dari Ustaz Hilman,” tuturnya.

Baca Juga  Ramaikan Pilkada 2024, Apri Kembalikan Fomulir Balon Wakil Bupati Bateng ke 3 Parpol

“Bahkan, ada dialog yang interaktif antara Ustaz Hilman dan masyarakat, ini membuktikan bahwa sebenarnya masyarakat rindu akan siraman rohani,” sambungnya.

Dikatakan Algafry, kegiatan cermaha ini merupakan nikmat dari Allah dan ia berharap Bangka Tengah diberkahi dengan kebaikan.

“Kegiatan ini merupakan nikmat dari Allah, kepada kita semua, mudah-mudahan yang telah disampaikan bisa menjadi penerangan dalam kita mengarungi kehidupan ini, apalagi kata Ustadz kita ini semuanya camat (Calon Mayat), maka harus punya bekal, karena semua akan pulang pada sang pencipta,” imbuhnya.