Gelar Silaturahmi dengan Insan Pers Bangka Barat, Begini Kata Markus Ihwal Pilkada 2024
Berkaitan dengan visi misinya dengan Yus Derahman, Markus mengaku telah merancang dan menyusun untuk lima tahun ke depan. Ia melihat, untuk masyarakat Babar perlu ditingkatkan peluang investasi. Dengan begitu, akan banyak lapangan pekerjaan tercipta.
Kemudian, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Tugas kepala daerah yang berat tentu harus didukung personel yang mumpuni. Makanya, setelah dua tahun menjabat ketika diamanahkan memimpin Babar, dirinya akan mensejahterakan para pegawai.
“Baik itu PNS, Guru, PPPK hingga PHL. Itu harus kita perhatikan karena mereka yang mendukung kita membangun Babar. Kalau kita sendiri, tak mungkin. Jadi target saya setelah dua tahun menjabat, saya akan menaikan kesejahteraan para pegawai melalui tunjangan kinerja,” katanya.
“Kenapa dua tahun karena saya baru bisa menyusun APBD tahun depan. Tahun depan tidak bisa lagi, artinya tahun 2026 APBD disusun oleh kepala daerah yang baru. Kalau 2025 kan sudah berjalan,” katanya.
Markus mengungkapkan sederet fakta saat ia memimpin Babar pada periode 2016-2021. Selama dua tahun tiga bulan menjabat bupati menggantikan mendiang Parhan Ali, salah satu hal yang berhasil dibangun ialah kawasan Pelabuhan Terpadu Tanjung Ular.
“Itu adalah kerja keras kita waktu itu untuk memperjuangkan sehingga Tanjung Ular dibangun pelabuhan. Makanya sebenarnya harus dimaksimalkan penggunaannya. Karena ini kan sudah dibangun, sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
“Kemudian perpustakaan daerah, ini kan di zaman kita juga. Pembangunan stadion dimulai di zaman kita, yang kita harapkan ke depannya Babar ini harus lebih maju lagi ke depannya,” ujar dia.
