“Rosella ini mempunyai nilai jual yang tinggi ketika sudah diolah, namun karena kurangnya promosi produk membuat orang-orang kurang mengenal sirup rosella ini,” ujar Yurna selaku produsen dari produk rosella.

Sementara itu, Ketua KKN Kedisinian Kelurahan Remodong Indah Unmuh Babel, Ilham Aryadinata mengatakan pihaknya memiliki program untuk mempromosikan produk sirup Rosella, yakni melalui digital marketing.

“Jadi, mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kedisinian Unmuh Babel Kelurahan Remodong Indah berinisiatif memanfaatkan digital marketing produk rosella ini dengan cara mengupload di media sosial seperti facebook, tiktok, shopee, dan lain-lain untuk mempromosikan sirup rosella,” ujarnya.

“Apalagi, sirup rosella ini termasuk ciri khas Kelurahan Remodong Indah agar dapat dikenal lebih jauh,” sambungnya.

Baca Juga  Tahun 2026, Kepala Bappeda Targetkan Bangka Tengah Jadi Kabupaten Terinovatif

Kata dia, pihaknya juga memperbaharui branding kemasan, agar lebih inovatif dan menarik.

“Kami juga memperbaharui branding kemasan, agar lebih inovatif untuk dapat meningkatkan daya jual dan membuat ketertarikan bagi konsumen untuk membeli Sirup Rosella dari Ibu Yurna,” pungkasnya.