“Jadi, besok akan ada kegiatan penertiban dan kami akan memastikan lingkungan tersebut steril dari tambang ilegal, agar tidak menjadi potensi konflik bagi masyarakat Merbuk dan sekitar,” terangnya.

Kata dia, dari hasil monitor, hampir sebagian besar para penambang di Merbuk, Pungguk maupun Kenari ini, secara sadar sudah melakukan pembongkaran ponton masing-masing.

“Para penambang, sudah melakukan pembongkaran ponton masing-masing, harapan kita kawasan ini statusnya WO, artinya netral kosong, tidak ada aktivitas,” tuturnya.

Ia berharap, upaya yang dilakukan dengan tetap humanis, bisa lebih efektif dan efisien serta manjur.

“Setelah steril, nanti kita juga kerja sama dengan pihak desa dan kelurahan, serta personel akan rutin patroli, semoga ini bisa meredam potensi-potensi konflik yang ada,” pungkasnya.

Baca Juga  Tim Gabungan Kepung Rumah Oknum Desertir TNI AD di Tanjungpandan Belitung