“Sejauh ini kesadaran masyarakat untuk mengatur jarak kehamilan masih tinggi dan jika ada even-even pelayanan terpadu, alhamdulillah banyak yang antusias mengikuti program KB,” tuturnya.

Kata Dede, program KB ini bukan hanya untuk kaum ibu-ibu, karena bapak-bapak juga bisa ikut.

“Ber-KB ini bukan hanya untuk ibu-ibu saja, bapak-bapak juga bisa, ada fasetomi maupun kondom,” ucapnya.

Sementara itu, Dede menyebut saat ini pihaknya juga berfokus pada pencegahan pernikahan usia anak.

“Angka pernikahan usia anak di Bangka Belitung pada 2020 lalu adalah yang tertinggi dan semoga Bangka Tengah tidak menyumbang angka tersebut dan kita juga ada Perda Pencegahan Perkawinan Anak, untuk mensosialisakan juga program ber-KB,” pungkasnya.

Baca Juga  Lia Terharu, Putrinya Terima Kursi Roda dari PT Timah Tbk