Bareskrim Selidiki Dugaan Penyelewengan Anggaran PON XXI Aceh-Sumut
“Hari ini sudah resmi, semua perjanjian kerja sama ditandatangani, semua dukungan pemerintah sudah terpenuhi,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo dikuti di Antara.
Dito menjelaskan, dukungan anggaran negara untuk pesta olahraga nasional empat tahunan itu dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan utama seperti bidang pertandingan sebesar Rp176 miliar.
Nilai tersebut terdiri dari bidang pertandingan untuk wilayah Aceh Rp72 miliar, bidang pertandingan untuk wilayah Sumatera Utara Rp74 miliar, serta kebutuhan panitia, pengawas, hakim, dan keabsahan sebesar Rp30 miliar.
Kemudian kebutuhan anggaran untuk acara seremonial pembukaan di Aceh sebesar Rp60 miliar, seremonial penutupan di Sumatera Utara sebesar Rp41 miliar.
Selain itu, kebutuhan anggaran untuk sarana pertandingan di Aceh Rp138 miliar dan sarana pertandingan di Sumatera Utara Rp101 miliar.
Dito berharap melalui perjanjian kerja sama penggunaan anggaran, semua pihak dapat bekerja sama, saling mendukung dan bersinergi untuk mewujudkan PON yang sukses dalam empat aspek yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, dan sukses ekonomi daerah.
“Ini adalah kesempatan yang sangat berharga, kita semua bersama mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional,” ujarnya.
Ia juga berharap penyelenggaraan PON kali ini bisa berlangsung sukses dan menjadi sejarah karena digelar di dua provinsi sehingga bisa menjadi pilot project untuk PON selanjutnya.
Ajang PON 2024 Aceh-Sumut akan berlangsung selama 8-20 September akan mempertandingkan 67 cabang olahraga dengan pembagian 33 cabang olahraga dipertandingkan di Aceh dan 34 di Sumut.
Sumber: PMJNews.com/Antara
