Aceh Memang Istimewa
Akan halnya tuan rumah kontingen Bangka Belitung perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi. Kesigapan, keakraban dan perhatian yang diberikan oleh keluarga besar RSJBA pemerintah daerah dan masyarakat Aceh sungguh merupakan pelajaran berharga.
Direktur RSJBA, dr Hanif dan jajarannya seolah memberikan pandangan dan referensi baru akan standar pelayanan yang sangat memuaskan. Aceh memang istimewa. Rangkaian kenangan indah tersebut dapat diihat dari pantun yang dibuat di wag para LO sebagai berikut:
Kain kasa dibungkus melati
Hilang ditukar si uang receh
Berasa hampa separuh hati
Mengenang kesan indah di Aceh
Berlalu suara roda pedati
Berjalan pelan mengiring langkah
Pilu terasa melilit hati
Kenangankan saudara di Serambi Mekkah
Burung parkit rajin mengoceh
Pekiknya berpendar di udara
Saudara bertambah di Banda Aceh
Baik budinya tiada terkira
Pesawat terbang tinggi melayang
Terbang bersama burung merpati
Saudara pergi tak hilang terbayang
Karena terlukis indah di dalam hati
Burung merak ekornya panjang
Ekor dikibas jadi haluan
Rindu pastinya jadi membayang
Teriring doa selamat ke tujuan
Yan Megawandi, Pengurus KONI dan Tim Kontingen Bangka Belitung
